Belajar Bahasa Arab

Bahasa Arab Dan Artinya, Kaidah Bahasa Arab, Percakapan Bahasa Arab, Info Arab, Pengetahuan Umum, Pendidikan

Perkembangan Kognitif Anak Berkebutuhan Khusus

Perkembangan kognitif anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus atau sering disingkat dengan ABK sebenarnya adalah anak yang mempunyai kelainan yang tidak ada pada anak-anak biasanya, baik kelainan itu berhubungan dengan kekurangan fisik yang ada pada dirinya, berkaitan dengan mentalnya, atau autis dan lain sebagainya. 
Perkembangan Kognitif Anak Berkebutuhan Khusus

Karakteristik ABK

Dalam menilai masalah atau kekurangan ataupun kelainan yang kami singgung tadi, terjadi perbedaan tingkatan dari satu ABK kepada ABK yang lain dari segi kognitif, psikomotir dan afektifnya, ada yang tingkatannya parah dan ada pula yang tingkatannya menengah dan ada yang rendah atau ringan.

Para ahli menyebutkan beberapa jenis dan macam Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) ini, kami akan sebutkan secara detail di bawah ini:

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dgn keterbelakangan dari sisi mental 

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dgn keterlambatan pada sisi perkembangan fisiknya

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dgn gangguan pada sisi emosional & spektrum autismanya

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dgn hambatan pada sisi perkembangan kognitifnya

Anak yang berbakat & cerdas sangat istimewa dan berbeda sekali dari yang lainnya.

ABK Dgn Gangguan Perkembangan Pada Mental


American Association on Mentals Retardations menyebutkan terkait dengan pengertian anak dgn keterbelakang pada mental ialah anak-anak yg mempunyai fungsi intelektual dibawah rata2 secara signifikan, terlihat mempunyai kesulitan dlm perilaku yang sifatnya adaptif yg di munculkan melalui tanda-tanda tertenu seperti : kesulitan menyusun konsep, skill / keterampilan sosial & praktek perilaku yang sifatnya adaptif, keterbelakangan dari segi atau aspek kognitif & ini terjadi pda rentang umur perkembangan yakni di bawah umur 18 thn.

Penyebab terjadinya gangguan dari segi keterbelakangan mental tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

Saat fase prenatal, umumnya disebabkan adanya masalah abnormalitas dri kromosom. Misalnya ialah apa yang disebut Down Syndrome, kemudian Fragile-X Syndrome, ada juga Prader-Willi syndromes dan lainnya.

Saat fase Perinatal, umunya terjadi selama ataupun seketika sesudah anak yang bersangkutan lahir. Anak yg lahir prematur dgn berat badan yang sangat tergolong kecil, terjadi kekurangan oksigen (O2) pada saat lahir, atau terjadi penggunaan alat2 bantu semisal forcep yg kurang benar dan tepat.

Post fase natal, mungkin saat kehamilan & ketika kelahiran anak tak mengalami berbagai gangguan apa-apa tapi sesudah itu anak yang bersangkutan terjangkit oleh encephalitis atau keracunan timbal & kerusakan pada otak. Keadaan semisal ini sangat bisa mengakibat apa yang disebutkan tadi yakni gangguan pada mental dan berpengaruh terhadap aspek psikomotorik, afektif dan kognitif.

Karakteristik ABK Dengan Keterbelakangan Segi Mental

Dari sisi aspek kognitif anak ABK dengan gangguan mental sangatlah berbeda dgn anak-anak normal, dri penggolongan pada IQ-nya saja ABK macam ini dapat di kategorikan sbb: 
  • Keterbelakangan sisi mental kategori ringan (IQ-nya = 55 hingga 69) 
  • Keterbelakangan sisi mental kategori sedang (IQ-nya = 40 hingga 54) 
  • Keterbelakangan sisi mental kategori berat (IQ-nya = 25 sampai 39) 
  • Keterbelakangan sisi mental jenis sangat berat (rentang IQ-nya = minus 25)
Dengan perbedaan tingkatan gangguan atau kelainan pada sisi kognitif ABK dengan gangguan mental ini maka kebutuhan dan perawatan serta perhatian yang harus diberikan berbeda pula, ABK dengan gangguan atau keterbelakangan IQ yang ringan tentu berbeda perlakuannya dengan ABK gangguan metal yang tergolong sangat berat, begitu pula halnya dengan gangguan ringan, sedang dan berat, semua harus diperlakukan sesuai dengan tingkat gangguannya.

Dalam aspek sosial, ABK dengan gangguan mental biasanya menemui kesulitan saat bergaul dan bersosialisai dengan temannya, sulit beradaptasi dan cendrung merasa dikucilkan dan cendrung menyendiri.

Demikianlah ulsan kami seputar perkembangan kognitif anak berkebutuhan khusus yang bisa kami tuliskan saat ini semoga memberi gambaran yang berarti dan semoga saja bermanfaat untuk anda.

Perkembangan Kognitif Anak Berkebutuhan Khusus Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aena rizku

0 komentar:

Poskan Komentar