Belajar Bahasa Arab

Bahasa Arab Dan Artinya, Kaidah Bahasa Arab, Percakapan Bahasa Arab, Info Arab, Pengetahuan Umum, Pendidikan

Percakapan Bahasa Arab Tentang Berbelanja

Percakapan bahasa arab tentang berbelanja. Kembali kami menemui anda dengan artikel mengenai percakapan bahasa arab yang kali ini akan kami hadirkan seputar percakapan bahasa arab tentang berbelanja baik di toko ataupun di supermarket ataupun di pasar, harapan kami untuk kali percakapan bahasa arab kali ini bisa menambah kemampuan bahasa arab anda sekalian.
Percakapan Bahasa Arab Tentang Berbelanja


حَسَن : مَا أَجْمَلَ هذَا السُّوْقَ ! إِنَّهُ كَبِيْرٌ جِدًّا وَمُنَظَّمٌ

Hasan : maa ajmala haadzas suuq ! innahu kabiirun jiddan wa munadzdzom.

Hasan : sungguh bagus sekali pasar ini ! ia sangat besar gan rapi.

مُصْطَفَى : لَا شَكَّ فِي ذَلِكَ, فَإِنَّ هذَا السُّوْقَ هُوَ أَكْبَرُ سُوْقٍ فِي الْمَدِيْنَةِ

Mushtofa : laa syakka fii dzaalika, fainna haadzas suuq hua akbaru suuqin fil madiinah.

Mushtofa : hal itu bukanlah sesuatu yang mengherankan, karena sesungguhnya pasar ini adalah pasar yang terbesar di kota ini,

حَسَن : مِنْ أَيْنَ نَبْدَأُ ؟ إِنَّنِي أَرَى أَمَامِي مَحَلَّاتٍ تِجَارِيَّةً لِلْمَلَابِسِ الْجَاهِزَةِ وَالْأَقْمِشَةِ 

Hasan : min aina nabda’ ? innanii aroo amaamii mahallaat tijaariyyah lilmalaabisil jaahizah wal aqmisyah.

Hasan : dari mana kita mulai ( barbelanja ) ? sungguh saya melihat dihadapan saya toko-toko penjual baju yang sudah jadi dan kain-kain/bahan baju. Baca Juga : 50 Kata Kamus Bahasa Arab dan Artinya

مُصْطَفَى : يَبْدُو أَنَّ هّذِهِ الْمَحَلَّاتِ تَبِيْعُ بَضَائِعَهَا بِالْجُمْلَةِ, وَلِذَلِكَ يَشْتَرِي مِنْهَا أَصْحَابُ الْمَعَارِضِ.

Mushtofa : yabduu anna haadzihil mahallaat tabii’u badhooi’ahaa bil jumlah, walidzaalika yasytarii minhaa ashhaabul ma’aaridh.

Mushtofa : nampaknya toko-toko ini menjual barang-barangnya dengan grosir, oleh karena itu para pedagang membeli darinya.

حَسَن : وَلِهَذَا يَقِلُّ الزِّحَامَ عَلَيْهَا, وَ أَمَا مُعْظَمُ الْمَحَلَّاتِ الْمُزْدَحِمَةِ الَّتِي مَرَرْنَا بِهَا, وَنَحْنُ فِي الْحَافِلَةِ فَهِيَ تَبِيْعُ بَضَائِعَهَا مُفَرَّقَةً

Hasan : wa lihaadzaa yaqilluz zihaama ‘alaihaa, wa ammaa mu’zhomul mahallaatil muzdahimah allatii marornaa bihaa wa nahnu fil haafilah fahia tabii’u badhooi’ahaa mufarroqoh.

Hasan : dan oleh karena itu sedikit kepadatan yang ada padanya, adapun sebagian besar toko-toko yang sesak/ramai (dengan pembeli) yang tadi kita lewati ketika kita di dalam bis, ia menjual barang-barangnya dengan eceran.

مُصْطَفَى : سَنَشْتَرِي الْمَلَابِسَ مِنْ هَذَا الْقِسْمِ, أَمَّا الْأَحْذِيَةُ فَسَنَشْتَرِيْهَا مِنَ الْقِسْمِ الثَّانِي 

Mushtofa : sanasytaril malaabis min haadzal qism, ammal ahzdiyah fasanasytariihaa minal qismits tsaanii.

Mushtofa : kita akan membeli baju-baju dari bagian sebelah sini, adapun sepatu kita akan membelinya dari bagian yang kedua.

حَسَن : إِنَّنِي أُفَضِّلُ أَنْ نَشْتَرِيَ الْمَلَابِسَ أَوَّلًا, ثُمَّ نَذْهَبُ إِلَى مَحَلِّ الْأَجْهِزَةِ الْكَهْرُبَائِيَّةِ

أَمَّا الْأَحْذِيَة فَإِنَّ اخْتِيَارَهَا لَا يَأْخُذُ وَقْتًا كَبِيْرًا.

Hasan : innanii ufadhdhilu an nasytariyal malaabis awwalan, tsumma nadzhabu ilaa mahallil ajhizatil kahrubaaiyyah, ammal ahdziyah fainnakh tiyaarohaa laa ya’khudzu waktan kabiiron.

Hasan : saya lebih memilih untuk membeli baju terlebih dahulu, lalu kita pergi ke toko peralatan listrik, adapun sepatu, sesungguhnya dalam memilihnya tidak menghabiskan waktu yang banyak.

مُصْطَفَى : نَفْعَلُ هَذَا لِأَنَّنَا نَسْتَطِيْعُ التِّجْوَالَ بَعْدَ ذَلِكَ فِي أَقْسَامِ السُّوْقِ الْأُخْرَى

Mushtofa : naf’alu haadzaa liannanaa nastathii’ut tijwaala ba’da dzaalika fii aqsaamis suuqil ukhroo.

Mushtofa : kita lakuhan hal ini karena kita dapat berjalan-jalan setelahnya ke bagian pasar yang lainnya.

حَسَن : إِنَّ هذَا السُّوْقَ مُنَظَّمٌ. فَكُلُّ قِسْمٍ مِنْ أَقْسَامِهِ يَبِيْعُ نَوْعًا خَاصَّا مِنْ أَنْوَاعِ السِّلَعِ. اُنْظُرْ هُنَاكَ عَلَى الْيَمِيْنِ قِسْمٌ لِبَيْعِ السَّاعَاتِ, وَ قِسْمٌ آخَرُ لِبَيْعِ لُعَبِ الْأَطْفَالِ, وَ قِسْمٌ ثَالِثٌ لِبَيْعِ الْمَوَادِّ الْغِذَائِيَّةِ

Hasan : inna haadzas suuq munazhzham. fakullu qism min aqsaamihi yabii’u nau’an khooshshon min anwaa’is sila’. unzhur hunaa ‘alal yamiin qism libai’is saa’aat, wa qism aakhor libai’i lu’abil athfaal, wa qism tsaalits libai’il mawaadd al-gidzaiyyah.

Hasan : sungguh pasar ini sangat teratur, setiap bagian dari bagian-bagiannya menjual satu macam barang yang khusus dari berbagai macam barang. lihatlah di sini di sebelah kanan bagian untuk menjual jam-jam, dan bagian yang lainnya untuk mainan anak-anak, dan bagian yang lainnya lagi untuk menjual bahan makanan.

مُصْطَفَى : وَاُنْظُرْ أَيْضًا, عَلَى الْيَسَارِ قِسْمٌ لِبَيْعِ الْأَدَوَاتِ الْمَنْزِلِيَّةِ وَ قِسْمٌ آخَرُ لِبَيْعِ الذَّهَبِ وَ الْجَوَاهِرِ, وَ قِسْمٌ ثَالِثٌ لِبَيْعِ أَجْهِزَةِ التِّلْفَازِ وَالرَّدْيُو, وَغَيْرِهِمَا مِنَ الْأَجْهِزَةِ الْكَهْرُبَائِيَّةِ 

Mushtofa : wanzhur aidon, ‘alal yasaar qism libai’il adawaatil manziliyyah wa qism aakhor libai’idzdzhab wal jawaahir wa qism tsaalits libai’I ajhizatit tilfaaz war rodiyu wa goirihima minal ajhizatil kahrubaaiyyah,

Mushtofa : dan lihatlah juga di sebelah kiri bagian untuk menjual peralatan rumah tangga, dan bagian lain untuk menjual emas dan perhiasan, dan bagaian yang lainnya lagi untuk menjual peralatan televisi dan radio dan lan sebagainya dari peralatan-peralatan listrik.

Demikian dulu yang bisa kami sampaikan kepada anda semua mengenai tema kali ini yaitu percakapan bahasa arab tentang berbelanja, semoga percakapan bahasa arab ini bisa bermanfaat bagi anda semua, sekian dan terima kasih.

Percakapan Bahasa Arab Tentang Berbelanja Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aena rizku

0 komentar:

Poskan Komentar