Belajar Bahasa Arab

Bahasa Arab Dan Artinya, Kaidah Bahasa Arab, Percakapan Bahasa Arab, Info Arab, Pengetahuan Umum, Pendidikan

Angka Dalam Bahasa Arab Dari Satu Sampai Sejuta/ 1-1.000.000

Angka dalam bahasa arab 1-1000.000 / 1 (satu) sampai sejuta. Angka dalam bahasa arab memang memiliki peranan yang amat sangat penting sekali karena hampir tidak ada percakapan bahasa arab yang sunyi dari angka atau bilangan. System bilangan Arab atau dikenal dengan istilah Arabic Numerals adalah suatu system bilangan terkenal yang terdiri dari atas angka mulai dari 0 (nol) sampai 9 (Sembilan) ,system angka arab seperti ini adalah sistem yang paling populer dan dipakai hingga era modern ini. Angka Arab yang dipakai sekarang ini sebenarnya dipopulerkan oleh seorang matematikawan beragama Islam pada abad pertengahan amsehi, setelah itu tersebar ke benua Eropa beberapa abad setelah itu, & jadi angka standar di seluruh penjuru dunia sejak era kolonial hingga kini. 
Angka arab yang kini dipakai 
yang sebenarnya merupakan Angka Brahmi/Hindi

Angka Arab dan Angka Brahmi

Angka arab yang kita lihat sekarang ini, sejatinya bukanlah buatan atau karya orang arab sendiri, namun merupakan angka buatan orang-orang india kuno yang disebut dengan angka Brahmi, dari itu maka masyarakat arab yang justru memakai angka itu menyebutnya dengan bilangan / angka, bahkan salah seorang ilmuan ahli hisab bernama al-Kindi mengarang sebuah kitab yang membahas tentang angk arab dan memberinya judul : Fi Isti'maal al-Adadil Hindi (Inplementasi Angka India).

Dulu seseorang matematikawan beragama Islam dari negeri Persia bernama Al-Khawarizmi memperkenalkan system angka India ini ke dunia Islam lewat bukunya yang diberi judul "al-Kitab Al-Mukhtasaru fi Hisabil Jabri wa al Muqabalah" (Ringkasan Kitab Hitung & Penyeimbangan) ia menulisnya di tahun 825 H, setelah itu ulama Hisab yang lain bernama Al-Kindi menulis refernsi lain dan lebih lengkap tentang bilangan dalam bahasa arab dalam karyanya "Fisti'mlil Adad Al-Hindie" di thn 830 M. Tapi di dalam dua kitab referensi tentang angka dalam bahasa Arab ini penulisnya masih menganut sistem penulisan angka arab kuno yang belum mengenal angka puluhan : 30, 40 dan seterusnya, keduanya tetap memakai angka Arab yang masih tergolong tradisional. Angka arab modern yang kita lihat sekarang ini diperkenalkan pada abad ke-10 oleh salah seorang matematikawan dari Persia bernama Kushyar ibn Labban, yg menulis karyanya " Fii Ushulil Hisab Al-Hindie" (Dasar-Dasar Angka Hindi). 

Setelah Itu disekitar thn : 952-953 H, Abul Hasan Al-Uqlidisi berasal dari Syria meneruskan penulisan pecahan dgn memanfaatkan garis yang horizontal di antara 2 bilangan. Kemudian pemakaian tanda koma --,-- dikenalkan oleh ahli Hisab bernama Sind ibn Ali utk penulisan bilangan dalam bentuk desimal.  Baca Juga : Kata Benda Bahasa Arab Nama Buah-buahan

1 (cara membacanya) : wahid وَاحِدٌ :

2 (cara membacanya) : itsnan اِثْنَانِ :

3 (cara membacanya) : tsalatsah ثَلَاثَةٌ :

4 (cara membacanya) : arba’ah أَرْبَعَةٌ :

5 : khomsah خَمْسَةٌ :

6 : sittah سِتَّةٌ :

7 : sab’ah سَبْعَةٌ :

8 : tsamaniah ثَمَانِيَةٌ :

9 : tis’ah تِسْعَةٌ :

10 : ‘asyaroh عَشَرَةٌ :

11 : ahada ‘asyar أَحَدَ عَشَرَ :

12 : itsna ‘asyar اثْنَا عَشَرَ : 

13 : tsalaatsata ‘asyar ثَلَاثَةَ عَشَرَ :

14 : arba’ata ‘asyar أَرْبَعَةَ عَشَرَ :

15 : khomsata ‘asyar خَمْسَةَ عَشَرَ :

16 : sittata ‘asyar سِتَّةَ عَشَرَ :

17 : sab’ata ‘asyar سَبْعَةَ عَشَرَ :

18 : tsamaaniata ‘asyar ثَمَانِيَةَ عَشَرَ :

19 : tis’ata ‘asyar تِسْعَةَ عَشَرَ :

Untuk angka dari 20 sampai seterusnya terdiri dari 2 kata satuan dan puluhannya, sebagaimana yang akan anda lihat dalam angka dalam bahasa arab berikutnya ini:

20 : ‘isyrun عَشْرُوْنَ :

21 : wahid wa ‘isyrun وَاحِدٌ وَ عِشْرُوْنَ : 

22 : itsnan wa ‘isyrun اِثْنَانِ وَ عِشْرُوْنَ :

23 : tsalatsah wa ‘isyrun ثَلَاثَةٌ وَ عِشْرُوْنَ :

24 : arba’ah wa ‘isyrun أَرْبَعَةٌ وَ عِشْرُوْنَ :

25 : khomsah wa ‘isyrun خَمْسَةٌ وَ عِشْرُوْنَ : 

26 : sittah wa ‘isyrun سِتَّةٌ و عِشْرُوْنَ : 

27 : sab’ah wa ‘isyrun سَبْعَةٌ وَ عِشْرُوْنَ : 

28 : tsamaniah wa ‘isyrun ثَمَانِيَةٌ وَ عِشْرُوْنَ : 

29 : tis’ah wa ‘isyrun تِسْعَةٌ وَ عِشْرُوْنَ : 

30 : tsalatsun ثَلَاثُوْنَ : 

31 : wahid wa tsalatsun وَاحِدٌ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

32 : itsnan wa tsalaatsun اِثْنَانِ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

33 : tsalatsah wa tsalatsun ثَلَاثَةٌ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

34 : arba’ah wa tsalatsun أَرْبَعَةٌ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

35 : khomsah wa tsalatsun خَمْسَةٌ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

36 : sittah wa tsalatsun سِتَّةٌ و ثَلَاثُوْنَ : 

37 : sab’ah wa tsalatsun سَبْعَةٌ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

38 : tsamaniah wa tsalatsun ثَمَانِيَةٌ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

39 :tis’ah wa tsalatsun تِسْعَةٌ وَ ثَلَاثُوْنَ : 

40 : arba’un أَرْبَعُوْنَ : 

41 : wahid wa arba’un وَاحِدٌ وَ أَرْبَعُوْنَ : 

42 : itsnan wa arba’un اِثْنَانِ وَ أَرْبَعُوْنَ : 

43 : tsalatsah wa arba’un ثَلَاثَةٌ وَ أَرْبَعُوْنَ : 

44 (artinya) (cara bacanya) : arba’ah wa arba’uun أَرْبَعَةٌ وَ أَرْبَعُوْنَ : 

45 (artinya) (cara bacanya) : khomsah wa arba’uun خَمْسَةٌ وَ أَرْبَعُوْنَ: 

46 ( artinya ) (cara bacanya) : sittah wa arba’uun سِتَّةٌ و أَرْبَعُوْنَ : 

47 : sab’ah wa arba’un سَبْعَةٌ وَ أَرْبَعُوْنَ: 

48 : tsamaniah wa arba’un ثَمَانِيَةٌ وَ أَرْبَعُوْنَ : 

49 : tis’ah wa arba’un تِسْعَةٌ وَ أَرْبَعُوْنَ :

Nah, setelah kita sampai di angka 49, saat ini kami akan mengetengahkan angka yang berupa puluhan saja (dikenal dalam pelajaran Bilangan Arab dengan nama : “Alfadz al-Uquud”. Adapun satuannya nanti bisa anda tambahkan sendiri:

50 : khomsun خَمْسُوْنَ : 

60 : sittun سِتُّوْنَ :

70 : sab’un سَبْعُوْنَ :

80 : tsamanun ثَمَانُوْنَ :

90 : tis’un تِسْعُوْنَ :

100 : miah مِئَةٌ :

1.000 : alf أَلْفٌ :

1.000.000 : milyun مِلْيُوْنَ :

Tentang angka arab ini bisa juga anda lihat sejarahnya di Wikipedia : Angka Arab
Sampai di sini dulu tentang angka atau bilangan dalam bahasa arab dari 1-1000.000 / dari angka satu sampai sejuta lengkap dengan cara membaca, harakat/baris dan juga artinya serta tulisan arabnya.

Angka Dalam Bahasa Arab Dari Satu Sampai Sejuta/ 1-1.000.000 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aena rizku

0 komentar:

Poskan Komentar